Membuat HotSPOT – MikroTIK dengan mode WDS-Slave.

WDS Slave memungkinkan pengembangan coverage hotspot secara lebih mudah dan praktis. Hal yang akan kita lakukan untuk memperluas jangkauap hotspot adalah dengan menempatkan Access Point secara merata ke setiap tempat yang akan dicover. Cara konvensional adalah dengan menarik kabel UTP dari setiap akses point ke Hub/Switch kemudian dipancarkan melalui AP tersebut. Cara ini cukup merepotkan dan tidak praktis pada gedung atau ruangan yang memiliki medan yang sulit. Menjadi Spiderman alias memanjat tembok, genting, plafon, merapikan kabel hal yang tidak terelakkan dan menguras tenaga. Dengan pendekatan WDS Slave pekerjaan melelahkan tersebut dapat diminimalkan. Cukup satu akses point kita hubungkan dengan kabel ke hub/switch atau router, access point yang lain tinggal konek ke AP utama tersebut, kemudian memancarkan kembali. Client hotspot bisa terkoneksi ke access point mana saja yang paling kuat signalnya.

Mari kita mulai dengan Skema Network seperti dibawah ini. Semua contoh ini dibuat dengan platform Mikrotik.

1. Router terkoneksi dengan internet, berfungsi juga sebagai DHCP Server untuk Hotsot
2. AP-1 terhubung dengan Router dengan Kabel.
3. AP-2 (WDS Slave) terhubung ke Ap-1 via Wireless.
4. Client Hotspot dapat terkoneksi melalui Ap1 dan Ap2 tergantung coveragesignal paling kuat.
5. Client Hotspot memperoleh DHCP Address dari Router.

Skema Network

Gambar 1. Skema Network

Konfigurasi Pada AP 1

· Set Wireless Sebagai AP

· WDS Mode dynamic

· Buat WDS1 untuk konek ke AP2

· Buat Brigde1 interface

· Buat Bridge1 Port -> ether1 to Brrigde1,wlan1 to Bridge1, wds1 to Bridge1

Konfigurasi Pada AP2 , Sebagai WDS Slave

· Set Wireless dengan mode wds slave

· WDS Mode dynamic

· Buat Interface Bridge denga nama Bridge1

· Buat Port Bridge àwlan1 to Bridge1 dan wds1 to Bridge1

- WDS Default Bridge diisi Bridge1

Posted on Januari 31, 2011, in Tak terkategori. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. mbuat wds1 to bridgs1 itu dimana ya ?

  2. saya punya 2 wireless yang mikrotik1 aku buat ap bridge dan wds dynamic, dan yang kedua wds slave dan wds dynamic,
    dengan cara diatas masih nggak bisa connect gimana tuh

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.